Duuaar!!! Kapal Tanker di Belawan Terbakar Hebat, Api Cepat Membesar

  • Bagikan

TANGERANGRAYA.NET, –   Kapal yang tengah mendapat perbaikan di galangan kapal di Belawan, Medan, terbakar, Senin (11/5) pagi. Upaya pemadaman masih berlangsung, sedangkan korban jiwa belum diketahui.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, kapal yang terbakar milik PT Waruna Nusa Sentana Shipyard Belawan.

Kapal tersebut diketahui sedang melakukan perawatan atau docking yang berjarak sekitar 2 kilometer dari kantor distrik navigasi kelas 1 Belawan.

Hingga saat ini, tim Search and Rescue (SAR) masih melakukan pengecekan, apakah ada korban atau tidak terkait peristiwa tersebut.

Kepulan asap tebal berwarna hitam pekat menyelimuti lokasi kebakaran. Warga sekitar yang berada di lokasi kebakaran tidak berani mendekat, karena kobaran api terus membesar dan membakar beberapa bagian kapal.

“Benar telah terjadi kebakaran kapal MT. JAG LEELA yang sedang melakukan perawatan atau docking di galangan kapal milik PT. Waruna Nusa Sentana Shipyard Belawan – Medan yang berlokasi dan berjarak kurang lebih 1-2 kilometer dari kantor Distrik Navigasi Kelas I Belawan,” jelas Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Ahmad dalam keterangannya yang diterima Tangerangraya.net, di Jakarta (11/5).

Menurutnya, hingga saat ini, proses pemadaman api sedang berlangsung yang dilakukan oleh unsur-unsur maritim seperti Otoritas Pelabuhan Utama Belawan, Syahbandar Utama Belawan, PT. Pelindo I Belawan, Dinas Pemadam Kebakaran Belawan yang mengerahkan 6 unit mobil pemadam, dan Polairud Belawan.

Sementara dari sisi Laut kapal patroli KPLP KN. 5205 sudah berada di sekitar kejadian untuk mengamankan sisi laut dengan jarak sekitar 200 m dari lokasi. Ada 3 kapal terlibat dalam kegiatan  pemadaman dari sisi laut. Kapal-kapal tersebut adalah milik Pelindo I dan PT. Waruna.

“Hingga kini, tim SAR masih melakukan pengecekan apakah ada jatuh korban dengan terjadinya musibah kebakaran tersebut. Segera kami update informasinya,” tutup Ahmad.

  • Bagikan