Benarkah DPRD Kota Tangerang Realisasikan Pengadaan Mobdin 1,4 M Ditengah Pandemi

TANGERANGRAYA.NET, TANGERANG –  Di tengah upaya pengentasan dampak pandemi Covid-19, DPRD Kota Tangerang justru berencana membeli mobil dinas baru untuk empat pimpinan lembaga legislatif setempat.

Mobil yang bakal digunakan pimpinan wakil rakyat yakni berupa Honda Accord dengan menyedot Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020 sekitar Rp 1,4 miliar.

Sekretaris Dewan DPRD Kota Tangerang, Agus Sugiono angkat bicara soal Pengadaan Alat Angkutan Darat Bermotor Roda Empat Pimpinan DPRD Kota Tangerang (Mobil Honda Accord) dengan Nilai Pagu 1.4 Miliar Tahun Anggaran 2020 yang menjadi perbincangan publik di tengah pandemi covid-19, khususnya di Kota Tangerang.

Menurut Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Tangerang, Agus Sugiono berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, maka pimpinan DPRD Kota Tangerang periode 2019-2024, mendapatkan fasilitas berupa kendaraan roda empat.

“Fasilitas berupa kendaraan roda empat ini baru terealisasi di tahun 2020, dimana ada empat pimpinan DPRD Kota Tangerang yang harus mendapatkan fasilitas tersebut,” kata Agus Sugiono.

Agus Sugiono menambahkan, awalnya pihaknya mengajukan pengadaan empat kendaraan roda empat (mobil), namun karena kondisi pandemi covid-19, semua anggaran dirasionalisasi untuk penanganan covid-19.

“Awalnya besarannya mencapai Rp 3,5 miliar untuk empat kendaraan, namun karena dirasionalisasi hanya dua kendaraan untuk dua pimpinan DPRD Kota Tangerang,” imbuh Agus Sugiono seraya menambahkan, anggaran yang dirasionalisasi untuk pengadaan kendaraan ini mencapai 55 persen.

“Pengadaan ini juga dilakukan secara transparan dan terbuka. Semua kalangan bisa mengikuti proses pengadaan kendaraan roda empat untuk pimpinan DPRD Kota Tangerang,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah pengadaan ini akan ditunda mengingat wabah penyebaran covid-19 yang terus meningkat, pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perizinan Kota Tangerang ini menegaskan, semuanya akan dikembalikan ke user (para pimpinan DPRD Kota Tangerang). “Yang memiliki kendali adalah para pimpinan DPRD Kota Tangerang,” tegasnya.