Minta TPA Cipeucang Di Tutup, Zulfa DPRD Tangsel: Masyarakat Berhak Atas Udara Bersih Dan Tidak Berbau

  • Bagikan
Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Zulfa Sungki Setiawaty.

TANGERANGRAYA.NET, TANGSEL  –  Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Zulfa Sungki Setiawaty, menyebut, satu-satunya cara yang harus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel untuk mengatasi permasalahan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang adalah dengan menutupnya.

Zulfa Sungki Setiawati terangkan saat Wabah Pedemik Covid19 ini fokus kita adalah masalah Kesehatan Masyarakat, jangan tambah lagi beban kesehatan Masyarakat Serpong dan Setu dengan polusi udara dari TPA Cipeucang.

“Polisi Udara yang mereka dapat bukan hanya ketika dinding penahan sampah itu longsor tapi sudah Tahunan sejak TPA Cipeucang di operasikan sebagai tempat pembuangan Sampah,” katanya dalam keterangan yang diterima Tangerangraya.net, Kamis, (28/5/2020).

Baginya Kesehatan masyarakat itu yang utama, masyarakat Serpong dan Setu berhak atas udara yang sehat tidak berbau.

“Bagi saya kesehatan masyarakat itu yang utama, masyarakat Serpong dan Setu berhak atas udara yang sehat dan tidak berbau. Serta Sungai Cisadane sebagai sumber air bagi masyatakat di Wilayah Tangerang Raya mutlak harus bebas dari limbah baik dari sampah maupun limbah industri demi menjamin tersedianya air bersih,” tambahnya.

Politisi Gerindra dari daerah pemilihan (dapil) Serpong Setu itupun, memberi tanggapannya terkait kabar beredarnya pendapat tentang wacana perluasan TPA Cipeucang, menurut dia itu bukanlah solusi yang tepat.

“Apabila benar ada pendapat tersebut, saya sangat menyayangkan pernyataan tersebut karena sangat tidak peka terhadap penderitaan masyarakat Serpong dan Setu akibat TPA Cipeucang,” tutupnya.

  • Bagikan