Ketua DPRD Tangsel Nyatakan PSBB Kota Tangsel Masih Terkendali Bila Dibandingkan DKI Jakarta

Abdul Rosyid, Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan. (Dok: STW)

Tangerang Selatan – Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menilai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang kini ditetapkan Pemerintah Kota Tangsel telah berdasarkan pertimbangan sangat akurat yang mencakup segala aspek Kesehatan, sosial, ekonomi dan lain-lain.

Abdul Rasyid mengatakan Penetapan PSBB dilakukan karena kasus positif orang terkonfirmasi Covid-19 sudah tidak terkontrol ataupun mengantisipasi pertambahan kasus.

“Saat ini, kasus positif terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangsel masih sangat terkendali dibanding DKI Jakarta misalnya,” kata dia, kepada Tangerangraya.net, Jumat, (18/9/2020).

“Oleh karena itu menurut saya, PSBB yang sudah dilaksanakan di Kota Tangsel sudah cukup baik dan efektif,” jelas dia.

Politisi Golkar Tangsel ini katakan selain itu, keputusan PSBB kewenangannya berada di Pemerintah Provinsi Banten, bukan di Pemerintah Kota Tangsel.

“Pemerintah Kota Tangsel Bersama DPRD akan mengikuti arahan dan instruksi Pemerintah Provinsi Banten tentang apakah kita melanjutkan kebijakan PSBB atau tidak,” ungkap dia.

Pria yang kerap disapa Ocil ini juga menjelaskan dengan tidak diterapkannya PSBB total oleh Walikota Tangsel Ibu Airin Rachmy Diani sudah tepat.

“Kenapa demikian, karna kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangsel tidak mencapai angka 1000 kasus. Bahkan pertambahannya setiap hari tidak mencapai angka ratusan orang,” tambahnya.

“Oleh karena itu, keputusan pelonggaran aktivitas masyarakat saya anggap tepat. Hal ini tentu saja untuk membuka kembali aktivitas ekonomi masyarakat yang sangat tertekan akibat Covid-19,” tandas dia. (STW/RED)