Dorong Partisipasi Anak Muda Dalam Politik, Hendra SKAB: Rahayu Saraswati Sosok Inspirasi


Tangerangraya.net, Tangsel – Calon Wakil Walikota Tangerang Selatan nomor urut satu, Rahayu Saraswati menyatakan bahwa anak muda merupakan garda terdepan dalam perubahan kemajuan suatu daerah.

Menurutnya, Sangat penting untuk anak muda di berikan ruang politik untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah, bukan hanya ikut mencoblos atau menjadi Tim sukses.

“Saya prihatin dan greget melihat sikap apatisme anak muda di Indonesia. Kalau perihal politik, mereka selalu jaga jarak. Padahal anak muda punya peranan vital untuk  mensuarakan perubahan di daerahnya” kata Rahayu Saraswati, dalam acara deklarasi dukungan SKAB (Suara Kreasi Anak Bangsa), di Serpong, Tangsel, Kamis 1 Oktober 2020 kemarin.

Rahayu Saraswati, dalam acara deklarasi dukungan SKAB (Suara Kreasi Anak Bangsa), Photo : Istimewa

Wakil ketua Umum Suara Kreasi Anak Bangsa (SKAB), Hendra S Sanjaya mengatakan mengapresiasi Saraswati yang fokus terhadap anak muda. Menurutnya hal tersebut lantaran di usia muda, Saraswati memiliki ide dan gagasan cemerlang sebagai calon kepala daerah.

“Sosok Saraswati ini sungguh sangat memberikan inspirasi khususnya untuk anak muda Tangsel, Karena banyak pemuda di Tangsel yang masih takut berbicara atau pun terjun ke politik,” kata Hendra kepada Tangerangraya.net, Jum’at (2/10/2020)

Hendra menjelaskan, dirinya melihat ada ide-ide milenial yang dimainkan dalam program kerja yang di usung pasangan MuSa untuk kemajuan tangsel kedepannya.

“Setiap perubahan di negara kita semua itu lahir dari pemuda, ada hal baik nya kalau pemuda hari ini mampu mempunyai peran khusus di daerah maupun di negara. Maka dari itu saya melihat perubahan adalah sebuah keharusan dan itu menjadi langkah perjuangan menuju Tangsel yang lebih baik lagi” Ungkapnya.

Tambahnya, saat ini masih banyak ketimpangan pembangunan, perkembangan infrastruktur yang masih belum merata, lalu ketidakmampuan serta tidak pekanya para elit mendengar keluhan dan aspirasi masyarakat masih terjadi di Kota Tangerang Selatan.

“Pemimpin yang harus kita pilih adalah pemimpin yang tidak bertujuan sekedar mencari popularitas dan tendensius demi gengsi dan atau ambisi belaka. Pemimpin itu mesti berani berkata bahwa benar adalah benar dan salah adalah salah” tegasnya.

Penulis : ADP | RED