Warga Tangsel Suka Buang Sampah Sembarangan, Dinas Lingkungan Hidup Terus Sosialisasikan Cinta Lingkungan

Tangerangraya.net, Tangsel – Masih banyak dari masyarakat Tangerang Selatan yang memiliki kebiasaan membuang sampah sembarangan. 

Melalui Dinas Lingkungan Hidup, Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat.

“Hal ini dikarenakan masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk mencintai lingkungannya dengan membuang sampah tidak pada tempatnya,” ujar Kasi Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup, Rastra Yuda, kepada Tangerangraya.net, Sabtu, (7/11/2020).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, persoalan sampah di Tangsel menjadi tidak mudah selagi semua pihak belum sadar akan menjaga kebersihan lingkungan.

BacaJuga

Photo : Istimewa

“Saat ini, jika memang ditemukan warga membuang sampah sembarangan, pihaknya langsung menyikapi dengan memberikan teguran, serta memberikan sosialisasi terkait dengan adanya tempat pembuangan sampah yang sudah ditetapkan oleh pemerintah kota,” tandasnya.

Yuda mengatakan bahwa di Tangsel masih banyak sekali masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Dan saat ini DLH terus melakukan penanganan  salah satunya membersihkan titik yang digunakan sebagai pembuangan sampah.

Photo : Istimewa

Lanjut Yuda, seperti di Gang Tupang 3, Serua,Ciputat, sampah di gang tersebut bukan TPA atau TPS ilegal, namun lahan kosong yang dimanfaatkan warga untuk membuang sampah, dan itu pun akan dilakukan pengangangkatan sampah oleh DLH.

“Lokasi tersebut sudah menjadi kebiasaan dijadikan tempat sampah. Saya sudah memasang spanduk, plang papan sudah kita jalankan tapi hilang. Disitu memang susah, satu disitu gelap lokasinya, kalau terang mungkin ada rasa takut bagi warga yang ingin buang sampah,” kata Yuda.

“Itu yang ilegal sering kita bersihkan. Memang kesadaran masyarakatnya yang kurang. Padahal ada tempat lain yang sudah disiapkan,” paparnya.

Photo : Istimewa

Sementara Sekretaris DLH Yepi menjelaskan bahwa hukuman yang diberikan kepada pembuang sampah berupa teguran untuk pelaku ringan, kemudian kurungan penjara hingga tiga bulan.

ADVERTISEMENT

“Kemudian maksimal itu ada denda hingga Rp50 juta. Saat ini DLH terus memberikan edukasi terkait pembuangan sampah ini,” ujar Yepi.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh lurah untuk bisa memperhatikan wilayahnya agar tidak ada lagi titik pembuangan sampah yang ilegal seperti yang dikeluhkan  oleh masyarakat,” tandasnya.

Hal semada disampaikan Lurah Serua, Cecep. Dia mengajak masyarakat untuk tidak buang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan lingkungan yang ada di Gang Tupang 3.

“Yuk, kita jaga lingkungan kita, agar bersih dari sampah dengan tidak membuang sampah sembarangan,”ungkap cecep.

Cecep mengatakan warga yang biasa buang di lahan kosong itu biasanya menggunakan motor kemudian melemparkan sampah ke tempat itu, atau mau berangkat ke pasar,lempar sampah ke tempat itu, sehingga terlihat tumpukan sampah liar.

“Sehingga kita ajak mereka untuk sama-sama peduli akan lingkungan,” tandasnya. (ADV)

Penulis : LIA / BDU