Dapat Dukungan Dari Masyarakat Toraja dan Maluku, Saraswati : Pentingnya Menjaga Keragaman di Kota Tangsel

Tangerangraya.net, Tangsel – Dukungan untuk Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) nomor urut satu, Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo terus berdatangan.

Dukungan kali ini datang dari masyarakat Maluku dan masyarakat Toraja yang sudah menjadi warga Tangsel.

Deklarasi Dukungan Komunitas Masyarakat Toraja Kota Tangerang Selatan mendapat respond positif dari Calon Wakil Walikota Tangsel nomor urut satu, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

ADVERTISEMENT
Photo : Istimewa

Saraswati, menekankan pentingnya menjaga keragaman di Kota Tangsel, hal itu karena sudah menjadi identitas, kekuatan sekaligus kekayaan Tangsel.

BacaJuga

“Keberagaman budaya Kota Tangerang Selatan adalah kekayaan yang kita miliki. Kekayaan ini harus kita jaga dan dilestarikan. Seluruh suku bangsa yang ada di Indonesia, juga dimiliki Kota Tangsel. Maka dari itu kita jangan pernah malu dengan budaya, suku dan etnis yang kita miliki,” kata Saraswati.

Ini selaras dengan tagline yang diusung oleh pasangan MUSA Ini yaitu ‘Tangsel untuk Semua’ sangat relevan.

“Semua agama yang diakui di negara ini, harus dihormati. Semua adat, budaya, suku, bahasa. Pedoman kita tetap Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Saya bersama Babeh Haji Muhamad ingin memastikan keragaman di Tangsel dilindungi dan kita lestarikan,” lanjut Keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu.

Menurut Saraswati, Kota Tangsel memiliki budaya dialog dalam menyelesaikan setiap permasalahan.

“Marilah kita sama-sama menjaga keharmonisan bermasyarakat dengan terus menghargai keberagaman dan menjaga toleransi khususnya yang ada di Tangsel maupun di Indonesia,” tandasnya.

Sekedar informasi, dalam acara deklarasi Komunitas masyarakat Maluku dan Komunitas masyarakat Toraja dihadiri oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangsel, Wanto Sugito dan Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel Iwan Rahayu.

ADVERTISEMENT

Tak hanya itu, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dari kedua komunitas masyarakat tersebut juga hadir.

Penulis : LIA/BDU

ADVERTISEMENT

Berita Terkait