Ahmad Syawqi Minta Satpol PP Tangsel Meminta Maaf dan Pasang Kembali Baliho “Koruptor Ngacir”

Tangerangraya.net, Tangsel– Buntut di copotnya Alat Peraga Kampanye (APK) bergambar calon Wakil Walikota Tangsel nomor urut satu, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, yang dilakukan oleh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di pertanyakan oleh Ahmad Syawqi, Ketua Fraksi Gerindra-PAN DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Politisi Partai Gerindra itu mengungkapkan, Dalam Baliho tersebut terdapat tulisan ‘Pilih No 1, Koruptor Ngacir, Bebas Banjir, Tangsel Lancar’ dinilai oleh Satpol PP mengandung unsur ujaran kebencian.

“Mereka mencopot baliho tersebut karena dianggap kata-kata dalam Baliho tersebut mengandung unsur ujaran kebencian,” kata Syawqi, kepada Tangerangraya.net, Sabtu, (14/11/2020).

Syawqi menyebut, tidak ada satu katapun yang mengandung unsur kebencian. “Coba lihat apakah ‘Koruptor Ngacir’ termasuk ujaran kebencian?” tanyanya.

Politisi Partai Gerindra itupun mengatakan, kenyataan bahwa akibat korupsi di Tangsel berakibat bagi buruknya layanan kesehatan di RSUD Tangsel. Akibat korupsi, banyak bangunan yang kualitasnya buruk.

Tak hanya itu, menurutnya, karena tata kota yang dinilai amburadul, banyak tempat yang banjir seperti di awal tahun lalu.

“Berkali-kali diingatkan agar birokrasi menjalankan tugas dan fungsinya dengan benar. Jangan coba dibawa bawa ke ranah politik dengan bersikap mendukung salah satu paslon,” tegasnya.

Atas tindakan tersebut, diapun meminta kepada Satpol PP untuk memasang kembali baliho dan meminta maaf pepada pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota omor urut 1 Muhamad – Rahayu Saraswati.

Penulis : BDU