Baliho Koruptor Ngacir Diturunkan Satpol PP, Repdem Tangsel: Ada yang Mengintruksikan

Tangerangraya.Net – Soroti baliho bertuliskan Koruptor Ngacir milik Rahayu Saraswati, Ketua Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Tangerang Selatan (Tangsel) Ronald Adelius menyatakan bahwa dalam berpolitik tak perlu bawa perasaan (baper).

“Konten dalam salah satu Alat Peraga Kampanye (APK) milik Rahayu Saraswati itu kan ajakan baik. Jangan Baper. Menurut saya, ada yang gelisah dengan tulisan itu,” ujarnya, kepada Tangerangraya.net, seusai acara ngopi bareng Repdem, Minggu, (15/11/2020).

Ia jelaskan, APK yang dipasang dalam kontestasi Pilkada Kota Tangsel, tentunya bertujuan menjaring suara masyarakat.

ADVERTISEMENT

“APK itu tersebut tujuannya untuk menjaring simpati masyarakat. Konten yang ada pun, tidak berbau ujaran kebencian. Itu ajakan yang baik kok. Koruptor ngacir kan artinya jika terpilih, Rahayu Saraswati akan memberikan pemerintahan yang bebas korupsi,” pungkas dia.

BacaJuga

“Tangsel bebas banjir, Tangsel lancar, itu kan berarti akan ada perbaikan di seluruh lini Kota Tangsel. Jadi itu ajakan yang baik, ujaran yang baik,” sambungnya.

Ronald menduga, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) hanya menjalankan tugasnya. Mungkin, ada yang menginstruksikan pencopotan spanduk tersebut.

“Saya tidak menyalahkan Satpol PP. Mereka itu kan menjalankan tugas, mungkin ada yang gelisah, ada yang gerah dengan tulisan tersebut, sehingga yang gelisah diduga menginstrusikan penurunan spanduk tersebut,” tandasnya.

Penulis : Lia / BD

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Berita Terkait