Memutus Sebaran Covid-19, Walikota Tangsel Himbau Hindari Jabat Tangan Usai Sholat Ied

  • Bagikan

TANGERANGRAYA.NET, Tangsel – Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menghimbau setelah selesai sholat Ied tidak perlu ada salam-salaman dan sebaiknya segera langsung balik kerumah untuk mencegah penyebaran covid-19.

Benyamin Davnie menegaskan kepada masyarakat bahwa sholat Ied harus mematuhi Protokol kesehatan dan tidak ada salam salaman dan segera balik kerumah.

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan monitor 4 titik posko pemantauan, di ikuti oleh jajaran Forkompinda, Kapolres, Dandim, Kejari , ketua PN, Kepala kantor Kemenag, sekda dan jajaran OPD Pemkot Tangsel.

Benyamin Davnie mengatakan bahwa sholat Ied harus mematuhi Protokol kesehatan yang sudah diterbitkan bersama ulama.

“Saya menghimbau sholat Ied betul betul mematuhi Protokol kesehatan antara lain dengan edaran yang sudah kita terbitkan bersama ulama,” ujarnya, Kamis, (13/5/2021).

Pak Ben sapaan akrabnya, mengatakan dari kapasitas masjid hanya diperbolehkan 50 persen dari kapasitas mesjid itu sendiri.

“Lima puluh persen (50%) saja dari kapasitas mesjid itu DKM bersangkutan setelah berkordinasi posko satgas setempat melakukan pengetatan harus bawa sejadah dari rumah, wudhunya dari rumah, kemudian sendal sepatu di bungkus plastik sendiri,” jelasnya.

Pak Ben juga menjelaskan bahwa setelah selesai sholat idul Fitri di himbau langsung balik kerumah supaya memutus rantai penyebaran Virus Covid 19.

“setelah selesai sholat Ied tidak ada salam salam dan sebagainya segera langsung balik kerumah itu yang kami harapkan,” tandasnya. (BJS/RED)

  • Bagikan