Pimpinan UIN Jakarta Siap Membuka Komunikasi Dengan Pemerintah Dalam Mengatasi Pandemi Covid-19

  • Bagikan

TANGERANGRAYA.NET, Tangsel – Wakil Rektor III Universitas Islam Negeri (UIN) Syariff Hidayatullah Jakarta, Arief Subhan berharap Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kepolisian dapat menggandeng mahasiswa dalam penanganan dan pencegahan Covid-19.

Hal itu, menurut Subhan, sebagai upaya menyegerakan perkuliahan tatap muka di kampus-kampus di Kota Tangsel.

“Dengan vaksinasi, terutama mahasiswa, maka kampus dapat mulai membuat perencanaan agar perkuliahan dapat dilakukan dengan hybrid, dalam pengertian sebagian offline dan sebagian online,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (11/8/2021).

Selama ini, Subhan menerangkan, pihaknya UIN Jakarta selalu siap dan membuka komunikasi dengan pemerintah dalam mengatasi Pandemi Covid-19.

Menurut dirinya kuliah tatap muka saat ini menjadi harapan dari banyak mahasiswa. Terlebih kepada mahasiswa yang sekarang memasuki semester 3, yang hingga kini belum pernah mengalami tatap muka di kelas.

“Termasuk mahasiswa baru sekarang ini yang pada semester awal ini akan kuliah dengan sepenuhnya online. Sejauh ini kampus selalu siap dan membuka komunikasi dengan pemerintah dalam konteks mengatasi pendemi,” ungkapnya.

Saat ini, Subhan menerangkan, mahasiswanya selama Pandemi Covid-19 telah melakukan literasi digital kepada masyarakat, dalam memanfaatkan penjualan melalui digitalisasi.

“Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa dengan memberikan literasi digital untuk masyarakat. Terutama fokus bagaimana memanfaatkan platform digital untuk berjualan atau bisnis,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga turut mempercepat program vaksinasi pemerintah yang telah dilakukan oleh organisasi mahasiswa di UIN Jakarta.

Kami juga ikut mempercepat program vaksinasi pemerintah yang dilakukan oleh BEM Universitas UIN, SEMA Universitas, dan Ikatan alumni (IKALUIN) Juli 2021 lalu. IKALUIN juga memberikan bantuan kepada nakes di sekitar kampus,” tutupnya. (BJS/RED)

  • Bagikan