Venesia Membandel, Pemkot Tangsel Tak Segan Ambil Tindakan Tegas Setelah Hasil Penyelidikan Polri Selesai

TANGERANGRAYA.NET, Tangsel  –  Pemerintah Kota Tangerang Selatan, masih akan menunggu proses pemeriksaan Dit Narkoba Polda Metro Jaya usai menyegel tempat usaha hotel dan karaoke Venesia, Serpong, Tangerang Selatan. Setelahnya, Pemkot Tangsel akan ambil tindakan.

“Nanti saya tunggu dulu proses di polisi seperti apa informasinya nanti, penindakannya secara administrasi diserahkan ke pemkot. Kalau kaitannya dengan posisi kita itu kan dengan perizinannya,” jelas Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, Selasa, 14 September 2021. 

Benyamin juga menjelaskan, Venesia hotel dan karaoke yang terletak di BSD, kecamatan Serpong itu, memang sudah beberapa kali diperingati oleh Satpol PP. Namun, tempat usaha hotel yang izin usaha Spa dan Karaokenya telah dicabut pada Agustus 2020 lalu itu, masih saja membandel dengan sejumlah pelanggaran yang dilakukan.

Benyamin mengaku, Pemkot Tangsel, tidak ingin gegabah dalam menjatuhkan sanksi kepada pelaku usaha yang telah dilakukan penyegelan oleh Polda Metro Jaya pada Sabtu, 11 September 2021.

“Kita tunggu pelimpahan itu dan kita bahas. Saya ingin ketahui itu pelanggaran dia (Venesia) di level apa, separah apa dia, nanti disesuaikan dengan sanksinya,” jelas Benyamin.

Seperti diketahui sebelumnya Polda Metro Jaya merazia sejumlah tempat hiburan malam yang nekat beroperasi di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada Jumat, 9 September 2021 malam. 

Dalam razia tersebut, polisi mendapati dua tempat karaoke yang masih membandel. 

Salah satunya yakni, tempat Karaoke yang terletak di Hotel Venesia, BSD Serpong, Tangerang Selatan.

Menurut Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Tangerang Selatan Sapta Mulyana, pihaknya sudah berkali-kali membina Rumah Karaoke Venesia BSD yang beroperasi diam-diam pada masa pandemi Covid-19.

“Sudah ada pembinaan juga, arahan terkait masa pandemi segala macam, cuma (boleh) aktivitasnya penginapan saja,” sambungnya.

Bahkan, dia mengaku sudah pernah merazia tempat hiburan tersebut bersama Polres Tangerang Selatan dan tak menemukan aktivitas karaoke.

“Kami kemarin waktu pembinaan enggak ada (aktivitas), sama polres enggak ada. Pas sama Polda Metro Jaya ada,” ungkap Sapta. (BJS/RED)