HUT ke-61 Tahun, Karang Taruna Tangsel Ingatkan Pemuda Harus Peduli Terhadap Permasalahan Sosial

TANGERANGRAYA.NET, Tangsel – Hari jadi ke 61 Tahun, Karang Taruna hadir karena semangat untuk mencegah dan menanggulangi permasalahan sosial.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Karang Taruna Kota Tangerang Selatan Fiqri Yanuardi Putra kepada wartawan, Senin (27/9/2021).

Fiqri juga menjelaskan sedikit sejarah awal karang taruna, yakni 61 tahun lalu karang taruna berdiri disebuah wilayah Kota Jakarta tepatnya di Kampung Melayu.

“Gerakan ini terlahir dari semangat para pemuda untuk turut mencegah dan menanggulangi permasalahan sosial,” jelasnya.

“Kepedulian tersebut diwujudkan dalam bentuk kegiatan-kegiatan dalam bentuk positif. Seiring berjalannya waktu, karang taruna berkembang pesat hingga ke pelosok negeri sampai tingkat Desa atau kelurahan,” tambahnya.

Hingga akhirnya diterbitkannya beberapa peraturan atau yang kita sebut pedoman dasar dan pedoman rumah tangga karang taruna yang dikeluarkan oleh Menteri Sosial.

“Dengan dikeluarkan aturan tersebut tidak lagi menjadi pemahaman yang berbeda karna semua mengacu pada peraturan tersebut. Yang saat ini menjadi acuan Peraturan Menteri Sosial Nomor 25 tahun 2019,” katanya.

Fiqri juga mengatakan dalam rangka pemulihan ekonomi, yang menjadi salah satu solusi dari menurunnya perekonomian Indonesia selama pandemi Covid-19.

Karang Taruna juga hadir di tengah-tengah masyarakat, yakni menciptakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di masing masing wilayah.

“61 tahun karang taruna konsisten berkarya untuk bangsa. Selain membantu pemerintah dalam mengentaskan permasalahan sosial, karang taruna hadir di tengah masyarakat menciptakan program-program untuk meningkatkan UMKM di masing-masing wilayah terutama dengan potensi yang berbeda disetiap wilayah,” katanya.

Sebab itu lanjut, Fiqri pihaknya membangun potensi anak muda dalam kewirausahaan agar di semua wilayah dapat tumbuh perekonomiannya.

“Di tengah kesulitan perekonomian karena dampak covid 19 kita mencoba melihat potensi pemuda di masing-masing wilayah untuk dapat melakukan atau meningkatkan perekonomian usaha kecil menengah, memang ini tidak mudah tetapi kita harus bangkit agar perekonomian di semua wilayah dapat tumbuh,” tutupnya. (BJS/RED)