DPC Bintang Muda Indonesia, Desak Walikota Tangsel Batalkan Hasil Seleksi Calon Pimpinan Baznas

TANGERANGRAYA.NET, Tangsel – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Bintang Muda Indonesia Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Abdul Rojak, meminta kepada Walikota Tangsel untuk membatalkan hasil seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Pasalnya kata Rojak, Baznas adalah lembaga independen, yang dimana harus mampu melayani masyarakat agar sejahtera.

“Guna mengantisipasi agar orang-orang yang mengelola Baznas perkotaan, itu khususnya Tangsel, jangan sampai tidak mengerti (Apa itu Baznas), tidak mempunyai pengalaman, dan tidak tau syariahnya itu gimana,” katanya kepada wartawan, Jumat (22/10/2021).

“Karena Baznas itu independen, melayani kesejahteraan masyarakat, (Membantu masyarakat) yang susah, miskin, dhuafa, tidak mampu bayar sekolah, tidak mampu bayar BPJS, untuk darurat kesejahteraan,” tambahnya.

Menurutnya panitia seleksi (Pansel) Calon pemimpin (Capim) Baznas Tangsel sudah melanggar aturan yang sudah ditetapkan di Peraturan Badan Amil Zakat (PERBAZNAS).

“Kalau Pansel Capim Baznas Tangsel nya sudah melanggar aturan PERBAZNAS nya, pengumuman hasil seleksi Capimnya Cacat hukum, kira kira kacau kan orang-orang pimpinan yang mengelola Baznas Kota Tangsel,” tuturnya.

“Bisa di lihat apa saja yang di langgar, PERBAZNAS no 1 tahun 2019, terus ada turunannya juga yang di langgar, ulamanya tidak di libatkan pejabat Baznas yang paham pengalaman juga tidak di ajak-ajak mengobrol untuk bikin panselnya, yang menguji kompetensi Capim nya juga tidak mengerti Baznas, gimana dong? Ya cacat semuanya bisa-bisa nanti juga jadi cacat pengelolaan,” tambahnya.

Oleh sebab itu pihaknya terus mengawal proses aturan PERBAZNAS supaya dalam pemilahan calon pemimpin Baznas tidak ada praktik-praktik yang akan merugikan.

“Kami DPC Bintang Muda Indonesia terus mengawal, mengontrol proses aturan PERBAZNAS supaya tidak ada kolusi, titip-titipan, biar sehat. Makanya pak Wali tolong untuk batalin pengumuman hasil seleksi Capim Baznas Tangsel. Pokoknya DPC BMI kota Tangsel terus mengawal, alat kontrol dan tetap berkoalisi dengan Rakyat, kita kudu cerdas, santun dan perduli,” tutupnya. (BJS/RED)