Banten  

Presiden Jokowi Resmikan Tol Serang-Panimbang Seksi Satu

TANGERANGRAYA.NET  –  Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Tol Serang-Panimbang khususnya Seksi 1 Serang-Rangkasbitung, Selasa (06/11/2021). 

“Dengan mengucap Bismillahirahmanirahim, Tol Serang-Panimbang Seksi I ruas Serang-Rangkasbitung pagi hari ini saya resmikan,” kata Presiden Jokowi di Gerbang Tol Rangkasbitung, Banten, Selasa.

Hadir dalam peresmian tersebut antara lain Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Gubernur Banten Wahidin Halim, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, dan pejabat terkait lainnya.

Jokowi menyatakan keberadaan Jalan Tol Serang-Panimbang bakal memangkas perjalanan darat dari Jakarta menuju Tanjung Lesung dari 4-5 jam menjadi 1,5 jam atau maksimal 2 jam.

Jokowi menyebut dengan pemangkasan lebih dari setengah waktu tempuh yang dibutuhkan saat ini, maka Tanjung Lesung bakal dipandang ‘seksi’ sebagai objek wisata. Dengan itu, ia berharap objek wisata masyarakat Jakarta ke depannya tak hanya di daerah Bogor dan sekitarnya saja.

“Kita harapkan kemacetan-kemacetan yang ada di Lebak, di Pandeglang, di Serang bisa kita urai,” katanya.

Dengan kehadiran infrastruktur, menurut Presiden Jokowi, barang-barang produksi Indonesia dapat terdistribusi lebih baik dan akhirnya dapat menjadi lebih murah.

“Artinya infrastruktur ini akan memperbaiki jaringan logistik,” ujar Presiden Jokowi.

Selain itu infrastruktur juga akan menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi, termasuk di Banten akan lebih mudah terdistribusi.

Tak hanya itu. Jokowi juga yakin tol yang ia targetkan 100 persen rampung pada akhir 2023 itu, nantinya bakal ikut membawa minta investor berinvestasi di Banten dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung.

“Kan seperti antara ayam dan telor. Kalau jalannya enggak ada karena orang investasi mikir-mikir karena dari Jakarta ke Tanjung lesung butuh cepat, kalau sekarang berapa jam? Bisa 4-5 jam,” kata dia.

Untuk tahap pertama, baru Jalan Tol Seksi I Serang-Rangkasbitung sepanjang 26,5 kilometer saja yang dinyatakan siap beroperasi.

Tol Serang-Panimbang dibagi menjadi tiga seksi yang terbentang sepanjang 83,67 kilometer dengan pembagian seksi I dan II atau Serang-Cileles sepanjang 50,67 Km dan seksi III Cileles-Panimbang sepanjang 33 Km.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan bahwa tol ini membuka potensi Banten lebih maju dan tidak terisolir.

“Selamat datang terima kasih bapak, selalu sehat. Dan kita Banten menjadi daerah maju dan tidak terisolir lagi sebagaimana yang bapak sampaikan ke saya,” kata Wahidin.

Gubernur menyebut manfaat jalan tol ini juga luar biasa karena menghubungkan Jakarta, Tangerang, Kota Serang dan Kabupaten Serang.

“Ini memberikan manfaat luar biasa termasuk juga interaksi antara masyarakat Lebak, Jakarta dan Serang. Karena ini tol melewati Kota Serang, Serang dan Lebak,” ujarnya.

Tapi, Wahidin sendiri berharap Seksi 2 dan 3 bisa diselesaikan segera oleh pemerintah. Karena itu jadi harapan dari warga khususnya di Pandeglang.

“Cuma yang terakhir kami mohon juga atas permintaan bupati dan masyarakat Banten agar 33 km lagi menuju Tanjung Lesung menuju Panimbang ini mungkin bisa dipercepat hingga harapan masyarakat bisa kita wujudkan,” paparnya. (RED/RED)