Dewan PSI Tangsel Desak Pemkot Segera Optimalkan Masalah Sampah

TANGERANGRAYA.NET, Tangsel – Ulang Tahun ke-13 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Wakil Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Tangsel Emanuella Ridayati, mendesak Pemerintah kota untuk segera mengoptimalkan persoalan sampah.

Rida mengatakan berdasarkan catatannya kurang lebih sampah yang diproduksi di Tangsel per harinya mencapai 900 ton. Jika tidak ada upaya yang dilakukan sejak sampah ada di hulu, maka sampah akan menjadi bom waktu.

“Sekarang saja seperti yang kita tahu, pembuangan sampah ke TPA Cilowong masih mengalami kendala,” katanya, kepada wartawan, Rabu (24/11/2021).

Selain itu kata Rida, kuncinya adalah edukasi masyarakat, mereka harus di edukasi agar kesadaran akan sampah dapat meningkat, sehingga pengurangan dan pengolahan sampah sudah dimulai dari rumah masing-masing.

Rida mengatakan, bahwa sistem pengelolaan sampah yang sebenarnya sekarang sudah ada seperti bank sampah dan TPS3R dapat dioptimalkan dan ditingkatkan kapasitas serta kualitasnya.

“Keberadaan bank sampah dan TPS3R juga harus dioptimalkan dan ditingkatkan, sehingga sampah-sampah yang dihasilkan dapat dimanfaatkan kembali, dan nanti pihak terkait hanya tinggal mengangkut residu dari pengolahan sampah yang benar-benar tidak dapat diolah kembali untuk dibuang ke TPA. Dengan demikian, sampah yang dibuang ke hilir (TPA) pasti akan berkurang,” ujarnya.

Rida juga menambahkan, berdasarkan data yang dirinya miliki, sampai ke triwulan III tahun 2021, anggaran untuk program pengelolaan sampah di Dinas Lingkungan Hidup baru terealisasi sebanyak 21,09% dari total pagu anggaran untuk program ini sebesar kurang lebih 156 Miliar.

“Terdapat pula anggaran untuk pengelolaan sampah di UPTD Pengolahan Sampah sebesar 2,87 Miliar, namun sampai triwulan III pun realisasinya masih 37,08%. Saya berharap Dinas Lingkungan Hidup dapat serius menangani sampah di Tangsel. Buatlah program yang implementatif dan tepat sasaran sehingga anggaran untuk pengolahan sampah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.” pungkasnya. (BJS/RED)