Cekik Istri Hingga Tewas, Pelaku Marah Karena Korban Pulang Telat dan Mulut Bau Alkohol

TANGERANGRAYA.NET, Tangerang Seorang pria berinisial AS (25) tega mencekik istrinya PS (22) hingga tewas di kediamannya Perumahan Bugel Mas Indah, Karawaci, Kota Tangerang. Kasus ini baru terbongkar setelah 3 hari mayat korban dibiarkan di rumah.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kepolisian Resort (Polres) Metro Tangerang Kombes Komarudin kepada wartawan, Rabu 16 Febuari 2022.

Kombes Pol Komarudin mengatakan kejadian ini dikarenakan sang istri pulang terlambat.

“Iya jadi menurut keterangan dari AS bahwa dia marah karena istrinya sampai larut malam belum pulang juga,” jelasnya, Rabu (16/2/2022).

Hal ini memancing emosi pelaku, hingga keduanya bertengkar. Ditambah, saat korban sampai ke rumah, pelaku mencium bau alkohol dari mulut korban.

“Pas sampai rumah, suami atau pelaku ini kesal dan marah, karena istrinya pulang dini hari. Ditambah, saat berbicara, mulut korban berbau alkohol, hingga di sanalah terlibat pertengkaran,” ujarnya.

Komarudin mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu 13 Febuari 2022, sekitar pukul 02.00 WIB.

“Jadi menurut keterangan dari pelaku bahwa terjadinya pencekikan itu dilakukan pada Minggu dini hari kurang-lebih jam 2 atau setengah 3,” katanya.

Saat cekcok itu, pelaku sempat ingin pergi dari rumah, namun ditahan oleh sang istri. Korban pun mencakar pelaku di bagian dada.

“Mendapat tindakan tersebut, pelaku gelap mata dan mencekik korban hingga tewas. Yang kemudian jasadnya disembunyikan di dalam kamar mandi,” tuturnya. 

Usai pembunuhan pada Minggu, 13 Februari 2022, pelaku sempat beraktivitas seperti biasa. Sampai akhirnya merasa bingung dan resah, hingga pergi ke rumah orang tuanya di Bogor, pada Senin, 14 Februari 2022.

“Dia sempat ke Bogor, dan menceritakan tindakannya itu, hingga pada Selasa, 15 Februari 2022, pelaku yang diantar keluarganya mendatangi Polrestro Tangerang untuk menyerahkan diri dan melaporkan perbuatannya itu,” jelasnya.

Mendapatkan laporan, polisi pun mendatangi lokasi kejadian, dan mendapati jasad korban di dalam kamar mandi. Jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Tangerang untuk proses autopsi.

“Kasus ini masih kita selidiki lebih lanjut, dan kita juga tunggu hasil autopsi,” kata Komarudin. (BJS/RED)