Kecewa Tak Sesuai Konsep Perencanaan, Pedagang Pasar Ciputat Curhat Sepi Pelanggan

TANGERANGRAYA.NET, Tangsel – Salah satu pedagang pasar tradisional Ciputat mengeluhkan sepinya pelanggan sejak pindah ke gedung yang belum lama telah selesai direvitalisasi.

Hal itu disampaikan oleh salah satu pedagang yang bernama Rika, kepada wartawan, Selasa 5 Maret 2022.

Rika mengatakan setelah pindah dari Plaza Ciputat, ke gedung pasar Ciputat yang telah selesai direvitalisasi tersebut, kondisi suasananya lebih Bagus.

“Suasana kondisinya lebih bagus dibandingkan Plaza Ciputat, tetapi kalau masalah retribusinya belum ada omongan, dan sampai saat ini masih gratis,” ujarnya.

Meski demikian, Rika menuturkan ada beberapa kekurangan setelah pindah ke gedung yang telah selesai direvitalisasi tersebut, diantaranya keran air yang tak kunjung menyala.

“Setelah pindah kesini saya merasa sepi pelanggan, walaupun ada beberapa tapi yang membeli dagangan saya itu pelanggan setia, itupun hanya 1 sampai 2 orang saja,” tuturnya.

Ia mengakui harus membuka lapak di lain tempat, supaya bisa menambahkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Sedangkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangsel, Heru Agus Santoso sempat mengatakan saat ini gedung pasar Ciputat telah selesai serah terima dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

“Mengenai Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di depan, kita akan lakukan penataan, kita juga usahakan semuanya bisa masuk kedalam pasar Ciputat,” ujar Heru, kepada Tangerangraya.net, ditulis Rabu, 30 Maret 2022.

“Para PKL tidak bisa untuk membeli tempat di pasar Ciputat, tetapi mereka bisa untuk menyewa kios-kios atau los tersebut. Sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) kalau tidak salah, satu harinya 1700 per M² untuk los, kemudian kios sekitar kurang lebih 40.000 sekian per M² dalam sebulan,” pungkas Heru.

Pada akhirnya Rika menyampaikan faktanya dibelakang plaza Ciputat masih banyak yang berdagang.

“Jadi konsumen bisa beli di atas motor, sementara untuk disini pedagang-pedagang sembako belum buka, hal itu yang membuat tempat ini tertutup,” tandasnya.

Diketahui Berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Bidang Bangunan Non Perkantoran Dinas Bangunan dan Penataan Ruang Kota Tangerang Selatan, Ihtyan Hermansyah mengatakan secara bangunan telah selesai dan bisa ditempati oleh para pedagang pasar. Untuk lantai 2 Gedung Blok A, sesuai standar dari Dinas Bangunan, konsep perencanaannya memang tidak memakai keramik tetapi lantainya memakai pu hardener konsep industrialis.

“Konsep bangunan revitalisasi Pasar Ciputat dilakukan beberapa perubahan. Pertama terkait tampilan muka, yang dirubah menjadi lebih menarik. Lalu, disusun juga sistem sirkulasi udara yang lebih baik lagi. Yang sebelumnya tidak ada ram trolling untuk para pedagang juga ditambahkan bersama pembuatan toilet di setiap lantai, baik gedung A maupun gedung B,” ungkap Hermansyah kepada wartawan, ditulis Minggu (27/2/2022). (BJS/RED)