Ada 124 Lapak Hewan Ternak, Puskeswan Nyatakan 19 Kasus PMK Masih Aktif di Kota Tangsel

TANGERANGRAYA.NET, Tangsel – Pusat Kesehatan Hewan pada Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat hingga sampai saat ini kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kota bertajuk Cerdas Modern dan Religius sebanyak 29 kasus.

Kepala Pusat Kesehatan Hewan Kota Tangsel, Drh. Pipit Surya Yuniar, menyampaikan sampai saat ini kasus PMK di Kota Tangsel sebanyak 29 hewan dan yang sudah sembuh terdapat 10 hewan.

“Jadi kasus yang masih aktif ada 19 hewan, itu pun sudah dikasih treatment dan sudah menuju perbaikan. Saya tinggal menunggu laporan bener-bener sehat, ketika sudah sehat baru saya laporkan sembuh,” ujarnya, kepada Tangerangraya.net, ditulis Rabu, (22/6/2022).

Pipit menjelaskan menjelang hari raya Idul Adha terdapat sebanyak 13.000 ribu hewan ternak yang terdiri sapi, domba dan kambing masuk ke Kota Tangsel.

“Berdasarkan data yang saya himpun juga ada 124 lapak hewan ternak di seluruh Kota Tangsel,” tandasnya.

Diketahui PMK adalah penyakit yang sangat menyiksa bagi sapi dan hewan ternak lainnya. Blister atau kantung besar berisi air yang berkembang di kulit, jika pecah akan meninggalkan luka terbuka yang sangat perih, bahkan luka ini membutuhkan waktu hingga 10 hari untuk sembuh.

Jika luka ini terjadi di bagian kaki, maka akan membuat sapi sulit berjalan menuju tempat makan. Selain itu, luka pada mulut akan membuat sapi tidak mau makan dan minum.

Sapi dewasa mungkin akan mulai makan setelah beberapa hari, namun, sapi atau hewan ternak lain yang masih muda akan mati lemas akibat tidak mendapatkan asupan yang cukup selama sakit. STW/RED