TUTUP IKLAN
Politik

Karangan Bunga Padati Agenda Munas, ARUN Usung Revitalisasi Gerakan Menuju Indonesia Emas

48
×

Karangan Bunga Padati Agenda Munas, ARUN Usung Revitalisasi Gerakan Menuju Indonesia Emas

Sebarkan artikel ini

TangerangRaya.Net – Karangan bunga memenuhi kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) pertama yang diselenggarakan Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) akan dihadiri oleh Pengurus DPW ARUN yang tersebar pada 34 Provinsi di Indonesia.

BERITA INI DI SUPPORT OLEH

Agenda munas diselenggarakan di Hotel Grand Mercure, Bandar Lampung. ARUN mengangkat tema
“Revitalisasi Gerakan Advokasi ARUN dalam Mengawal Demokrasi Indonesia dalam Mencapai Masyarakat Adil, Makmur menuju Indonesia Emas”.

Ketua Umum ARUN, Dr. Bob Hasan, S.H., M.H. sendiri menyatakan Munas merupakan titik fokus ARUN kedepannya, merefleksi pencapaian ARUN dalam melakukan advokasi terhadap masyarakat serta melakukan pemetaan langkah langkah strategis dimasa mendatang.

Senada, Bungas T Fernando Duling selaku Sekretaris Jenderal (SEKJEND) ARUN pada musyawarah nasional pertama ini merupakan panggilan terhadap pimpinan ARUN baik dari tingkat wilayah dan turut dihadiri anggota-anggota ARUN Lampung sampai ke tingkat ranting dalam acara pembukaan Munas ARUN di Lampung.

“Dihadirinya para pimpinan ARUN dari tingkat pusat sampai ke tingkat ranting harapannya memperbanyak pemikiran terbaik dan energi kolaboratif, Kongres ARUN menjadi momentum krusial dalam membangun pondasi yang lebih kokoh bagi demokrasi Indonesia yang berkembang,” papar Nando, Jumat, (7/6/2024).

“Melewati dialog, diskusi, dan aksi konkret yang dihasilkan dari Munas ini, ARUN dan para pemangku kepentingan lainnya dapat bersama-sama mengarahkan langkah-langkah menuju visi bersama Indonesia yang demokratis, adil, makmur, dan berdaya saing global,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya, ada 3 agenda penting dalam Munas pertama ARUN sebagai fondasi serta bentuk nyata untuk mengawal demokrasi guna mencapai masyarakat adil makmur, menuju Indonesia emas yaitu:

1.Syukuran atas terpilihnya bapak Prabowo dan mas Gibran sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesi.

2.Evaluasi peran Arun dalam mengawal demokrasi di Indonesia.

3.Merumuskan langkah yang strategis untuk kedepannya.

Laporan: Tim TangerangRaya.Net