TUTUP IKLAN
Kota Tangerang Selatan

Pilkada 2024, PSI Tangsel Bakal Usung Ketokohan Kader Terbaik

120
×

Pilkada 2024, PSI Tangsel Bakal Usung Ketokohan Kader Terbaik

Sebarkan artikel ini

Tangerang Selatan – Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Banten, M. Hafiz Ardianto, mengatakan akan bertarung menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 dengan mendorong tokoh-tokoh dari kader terbaiknya.

Hal tersebut disampaikan Hafiz ketika PSI Tangsel menggelar konferensi pers dalam rangka membuka penjaringan Calon Kepala Daerah Unity Space by Kopi MKP, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (11/05/24).

BERITA INI DI SUPPORT OLEH

“Kita sangat ingin tidak adanya kotak kosong, kita sangat melawan itu, jangan sampai kotak kosong terjadi,” papar Hafiz.

“Sebab yang namanya demokrasi ya harus ada kompetisi, kompetisi yang sehat, berlomba-lomba demi tangsel yang lebih baik, harapannya kita bisa melawan hal itu,” terang Hafiz.

Hafiz menjelaskan, masih ada waktu 2 bulan di masa cair ini, untuk bisa memunculkan calon-calon yang akan diusung oleh PSI.

Sambung Hafiz, bisa saja ada tokoh-tokoh dari kader PSI baik di daerah maupun nasional yang berani maju pada Pilkada 2024.

“Masih ada waktu 2 bulan, ini masih cair, tiba- tiba ada tokoh nasional yang ingin masuk, kader-kader kami yang berani maju, bisa saja terjadi,” ucap Hafiz.

Dalam strategi melawan kotak kosong pada Pilkada 2024 nanti, Hafiz berangkat dari kekuatan yang dimiliki PSI di beberapa daerah saat ini.

“Kita punya kursi di Kota Tangsel, Tangerang dan Provinsi Banten, 3 daerah itu menjadi tolak ukur kita. Dimana dulu kita belum punya kursi saja terus ingin meriahkan pesta demokrasi apa lagi saat ini kita sudah punya kursi,” menurut Hafiz.

Selain itu, ada isu yang berkembang terkait majunya Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, pada Pilkada 2024. Namun, belum ada konfirmasi lebih lanjut terkait daerah yang Kaesang akan tuju.

Menanggapi perihal isu tersebut, Ketua DPD PSI Kota Tangerang Selatan, Andreas Arie Rustam, mengungkapkan, akan sangat senang jika mas Kaesang dapat maju di Kota Tangerang Selatan.

“Tinggal mas kaesang ingin memilih kota mana yang akan dituju, jika mas kaesang memilih kota Tangerang Selatan sebagai tujuannya, kita akan senang sekali, karena mas kaesang dateng ke Tangsel saja kita sudah sangat senang, apalagi sampai mencalonkan,” ungkap Andreas.

Selain itu Andreas mengakui, bahwa PSI juga mempunyai keinginan yang sangat besar memunculkan perwakilan dari kader untuk dapat maju dalam Pilkada tahun ini, karena itu sesuai arahan DPP.

“Jadi itu merupakan harapan, melihat peta politik saat ini baik di Tangsel maupun di daerah lainnya, karena kami juga melihat potensi yang ada, PSI sudah punya fraksi, sudah punya kursi, jadi ga menutup kemungkinan tiba-tiba ada kader yang berani maju untuk menjadi eksekutif,” papar Andreas.

Disamping pencalonan, ia juga mengatakan tentang potensi terbentuknya koalisi PSI dengan Parpol- Parpol yang ada.

“Tunggu 2 bulan lagi, nanti kita kasih tau,” ujar Andreas.

Hafiz Ardianto juga bantu menjawab perihal koalisi yang akan terbentuk dengan PSI. Ia mengatakan PSI sangat terbuka dengan partai manapun.

“Ya kami sangat terbuka kepada parpol manapun, kita sendiri sudah menjalin silaturahmi dengan partai-partai koalisi pada Pilpres kemarin, selain itu kita juga silaturahmi dengan partai diluar Koalisi Indonesia Maju,” katanya.

“Kemarin kita sudah ke golkar, ke Gerindra, dan nanti kita juga akan ke demokrat, dan kemungkinan untuk silaturahmi ke partai lainnya” tandasnya.

Diketahui, DPC PSI Kota Tangerang Selatan resmi membuka penjaringan Calon Kepala Daerah bagi siapa saja yang ingin mendaftar maju pada pilkada 2024.

Penjaringan ini dimulai dari pengambilan formulir pendaftaran dari tanggal 13-18 Mei 2024, lalu pengembalian formulir 25-26 Mei 2024, kemudian seleksi di tanggal 27 Mei-31 Juli 2024. Dilanjut ke tahapan penetapan calon di tanggal 1-29 Agustus 2024, terakhir pendaftaran ke KPU pada 27-29 Agustus 2024.

Kualifikasi untuk calon yang ingin mendaftar di PSI Tangsel antara lain memiliki komitmen terhadap pemberantasan korupsi dan intoleransi, memiliki pengetahuan yang baik dalam pengelolaan pemerintahan seperti penataan transportasi publik, pengelolaan air, sampah, perencanaan perumahan rakyat serta program kesejahteraan rakyat.

Lalu, tidak memiliki riwayat korupsi, penyalahgunaan narkoba, kekerasan seksual, tidak melakukan praktik poligami dan menghormati hak asasi manusia.

Persyaratan yang harus dilaksanakan yakni serahkan salinan identitas diri seperti ktp dan kk, lalu SKCK, kemudian CV, salinan ijazah pendidikan terakhir yang telah dilegalisir, menyerahkan foto 3×4 da 4×6 masing-masing 4 lembar. Tak lupa, mengisi formulir pendaftaran dan tanda tangan sebagai bentuk ketersediaan mengikuti tahapan penjaringan PSI dan tahapan pilkada.

Lalu memaparkan visi misi dan program serta alasan mengapa PSI harus mengusung kandidat bakal calon, termasuk menjelaskan peta dukungan serta popularitas.

Laporan: STW