TUTUP IKLAN
Kota Tangerang Selatan

Ramai Di Medsos Uang Saku Pelantikan KPPS Dipotong, KPU Tangsel Turut Prihatin

100
×

Ramai Di Medsos Uang Saku Pelantikan KPPS Dipotong, KPU Tangsel Turut Prihatin

Sebarkan artikel ini

Tangerang Selatan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel merasa prihatin dengan keluhan beberapa pihak di media sosial yang mengaku tidak menerima uang saku saat pelantikan KPPS.

Hal demikian dikatakan Ketua KPU Tangsel M Taufiq MZ, perihal pembagian uang saku pelantikan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

BERITA INI DI SUPPORT OLEH

Taufiq menyampaikan dalam paparan Sekretariatan KPU Tangsel uang pelantikan KPPS itu dibayarkan bersamaan secara tunai saat pelaksanaan Bimtek. Itu semata persoalan teknis dan mekanisme perbankan.

“Untuk pelantikan Rp.50 ribu dan Bimtek Rp.50 ribu dibayarkan tunai atau langsung pada saat Bimtek, ujar Taufiq, ketika dikonfirmasi, melalui via WhatsApp, Senin, (29/1/2024).

Taufiq menjelaskan, besaran nominal uang transport kegiatan tersebut merujuk oleh standarisasi Biaya Operasional (BOP) masing-masing Petugas Pemilihan Kecamatan (PPK) di wilayah yang bersangkutan.

“Sebetulnya semua terkait anggaran itu ranahnya Sekretariatan yang ketentuan, mekanisme dan instruksi nya hirarki kemudian di sampaikan ke jajaran Komisioner, karena anda bertanya maka saya sebagai Ketua KPU harus mau dan mampu menjelaskannya. Di Tangsel untuk SPPD PPK Rp.150.000 ribu, PPS Rp.75.000 ribu dan KPPS Rp.50.000 ribu,” terang Taufiq.

Menurutnya, para petugas KPPS tersebut tidak memahami secara jelas prosedur pembagian uang saku. Makanya persepsinya berbagai macam, yah kita harus tenang, sabar dan maklum.

“Tangsel secara umum Insya Allah melaksanakan amanat, kita ikuti aturan,” tutupnya.

Sebelumnya sebuah video aksi petugas pemilihan pemer uang pelantikan KPPS viral di media sosial.

Seperti video yang dibagikan akun Instagram @sedangrame, Sabtu (27/1/2024).

Pada video tersebut memperlihatkan tiga petugas KPPS wanita yang ikut pelantikan
memperlihatkan amplop putih di tangannya yang berisi uang pengganti transport kegiatan tersebut.

Para petugas itupun secara perlahan membuka amplop putih, dan masing-masing petugas KPPS dalam video tersebut mendapatkan uang Rp 150 ribu.

Kemudian, dalam keterangan video itu mereka juga menanyakan petugas pemilihan di daerah lain terkait nominal pemberian uang pelantikan KPPS.

“Pelantikan KPPS mu piye bolo?,” tulis keterangan dalam videonya, ditulis Senin (29/1/2024).

Berbeda dengan video tersebut, uang pelantikan KPPS di Kota Tangsel yang diterima oleh petugas TPS 42, Kelurahan Ciater, Serpong, Kota Tangsel senilai Rp 50 ribu.

Pemberian uang transport itu juga diberikan sekaligus atau rapel usai kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) di hari berikutnya.

“Kami dapat 50 ribu diberikan setelah bimtek. Kami juga diberikan uang transport saat pelantikan 50 ribu, diberikannya gabung (rapel) setelah bimtek jadi 100 ribu, Pelantikannya Kamis, 25 Januari 2024, bimteknya hari Jumat,” Kata Ketua TPS 42, Supriadi, Minggu 28 Januari 2024.

Laporan: STW