TUTUP IKLAN
Kota Tangerang Selatan

Sempat Terjadi Kesalahan Input, Begini Klarifikasi KPU Tangsel

173
×

Sempat Terjadi Kesalahan Input, Begini Klarifikasi KPU Tangsel

Sebarkan artikel ini

Tangerang Selatan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel akan terus memperbaiki data-data yang keliru saat penginputan, sejalan dengan rekapitulasi tingkat kecamatan.

BERITA INI DI SUPPORT OLEH

Hal tersebut disampaikan Komisioner KPU Kota Tangerang Selatan, Ajat Sudrajat, kepada wartawan, ketika dikonfirmasi via telepon, Jumat, (16/2/2024).

“Ini kan lagi rekapitulasi di Panitia Pemilihan tingkat Kecamatan (PPK). Jadi rekapitulasi PPK itu yang dibacakan adalah C hasil Plano, yang di tempat pemungutan suara (TPS),”ujar Ajat.

Menurutnya data rekapitulasi yang saat ini di tahap kecamatan, KPU Tangerang Selatan akan menyesuaikan perbaikan-perbaikan di Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).

“Setelah di Sirekap, kalau ada kesalahan angka, perbaikan akan menyesuaikan dengan C Plano, gitu. Iya, nanti akan diperbaiki di masa rekap sekarang, di PPK,” terang Ajat.

Ajat menjelaskan, Sirekap merupakan sistem bantu yang memudahkan masyarakat, untuk mengetahui hasil rekapitulasi sementara di masing-masing TPS.

“Ya, mestinya di sistem itu kan alat bantu yah. Sirekap itu kan alat bantu, nah mestinya KPPS itu ketika sistem membaca angka yang salah, itu mestinya diperbaiki,” jelas Ajat.

“Karena apa, KPPS langsung kirim tanpa memeriksa angka yang seharusnya. Indikasinya human eror,” tambahnya.

Ajat belum dapat memastikan target penyelesaian hasil murni rekapitulasi suara, baik Pemilihan Presiden, DPR RI, Pemilu DPD, dan DPRD di tingkat provinsi maupun kota/kabupaten.

“Ya, mungkin selama masa rekap di kecamatan. Ya mudah-mudahan langsung clear semua. Tapi kan masa itu kan membacakan rekapitulasi lima jenis Pemilu. Presiden, DPD, DPR, DPRD provinsi kota/kabupaten,” tutup Ajat.

Terpisah, Anggota Bawaslu Kota Tangerang Selatan Apria Roles Saputro mengungkapkan, lembaganya akan terus mengawasi rekapitulasi suara yang saat ini masih berjalan.

“Jadi sementara info tersebut nanti kita akan selesaikan di pleno kecamatan dengan data. Jadi kalo misalnya ternyata gak segitu, dan gak mungkin satu tps bisa 800 berarti kan ada kesalahan, ada human error,” tandas Roles.

Laporan: STW