TUTUP IKLAN
Kota Tangerang Selatan

Bedah Rumah di Pondok Aren, Pemkot Tangsel: Alhamdulillah Dapat Membantu Masyarakat

38
×

Bedah Rumah di Pondok Aren, Pemkot Tangsel: Alhamdulillah Dapat Membantu Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Tangerang Selatan – Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kota Tangsel, Aries Kurniawan memastikan pihaknya akan membedah rumah tidak layak huni sebanyak 94 unit, yang terletak di Kecamatan Pondok Aren.

Bedah rumah tersebut, kata Aries, terbagi dua tahap hingga berakhir di Bulan Mei 2024 mendatang.

BERITA INI DI SUPPORT OLEH

“Di Pondok Aren ini kemungkinan yang terbanyak, ada 94 unit. Bangunnya minggu depan dibedah olah Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM). Tahap kedua setelah Idul Fitri 2024, kemungkinan bulan Mei sudah terlaksana,” ungkap Aries, kepada wartawan, Selasa, (30/1/2024).

Di Kecamatan Pondok Aren sendiri, tambahnya, terbagi di 11 kelurahan. Di mana empat kelurahan di antaranya menjadi yang terbanyak.

“Kelurahan Jurang Mangu Barat 6 unit, Jurang Mangu Timur 4, Parigi Baru 6, Kelurahan Pondok Aren 12, Pondok Betung 6, Pondok Jaya 12, Pondok Kacang Timur 8, Pondok Kacang Barat 6, Pondok Karya 12, Pondok Pucung 12, Parigi Lama 10 unit,” jelas Aries.

“Paling banyak dari tujuh kecamatan di Kota Tangsel itu paling banyak di Kecamatan Pamulang dan Pondok Aren, karena luas wilayah dan banyak penduduk,” sambungnya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengungkapkan, di tahun 2024 pihaknya akan membedah 510 unit rumah di seluruh kecamatan.

“Tahun ini ada 510 rumah yang dibangun dengan kriteria, rumah tersebut memang di bawah standar layak hidup. Misalnya rumahnya atapnya dalam kondisi rapuh, atau mengalami kebocoran yang sudah parah, lalu lantainya belum beralaskan keramik, ataupun dindingnya yang sudah rapuh,” papar Pilar.

“Nah ini adalah indikator-indikator dan juga memang masyarakatnya itu juga tercatat masyarakat yang tidak mampu juga,” imbuhnya.

Pemkot Tangsel merogoh kocek anggaran sebesar Rp71 juta setiap unit untuk bedah rumah tidak layak huni.

“Rp71 juta per unit kali 510 rumah, kurang lebih ada Rp35 miliar. Untuk kebencanaan Dinas Perumahan Pemukiman sudah mengalokasikan khusus untuk warga terkena musibah seperti longsor di beberapa titik kita sudah melakukan pengecekan,” ungkapnya.

Sementara Sementara Camat Pondok Aren, Hendra mengucapkan rasa syukurnya dengan kegiatan bedah rumah ini

“Alhamdulillah bersyukur bisa membantu masyarakat yang belum mampu memperbaiki rumahnya di wilayah Pondok Aren,” ujar Hendra.

“Masyarakat sangat senang dengan program bedah rumah dari Pemkot Tangsel ini. Ini kegiatan yang sangat bermanfaat yang hasilnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutup Hendra.